JAKARTA, TegakNews.ID — Upaya pengurangan sampah di Jakarta Barat terus digencarkan. Wali Kota Iin Mutmainnah meninjau langsung dua lokasi pengelolaan sampah di Kecamatan Kembangan pada Jumat (21/8).
Di Puri Indah Blok B, Kembangan Selatan, Iin melihat warga sudah mandiri memilah sampah selama 2 tahun. Kolaborasi dengan Komunitas Sirsak juga berjalan untuk sampah anorganik.
Namun untuk sampah organik jadi kompos, Iin menilai masih jadi pekerjaan rumah.
“Mengelola sampah organik untuk kompos tidak seperti membalikkan telapak tangan. Perlu waktu, edukasi, dan teknologi,” ujarnya.

Di TPS 3R RW 01 Meruya Selatan, sampah anorganik tanpa nilai jual sudah diolah jadi
RDF dan briket semen. Sementara sampah organik terkendala kualitas karena masih bercampur.
Untuk itu, Pemkot Jakarta barat tengah mendekati pihak swasta yang memiliki teknologi pengolahan sampah organik.
“Ke depan akan kita bahas dan rapatkan agar teknologinya bisa segera diimplementasikan di wilayah,” tandas Iin.
Menurutnya, kunci keberhasilan ada pada 3 hal: kesadaran warga, dukungan teknologi, dan kolaborasi.














